jump to navigation

Caleg = calon stres 28 Maret 2009

Posted by masjaliteng in asbun, sospol.
Tags: , , ,
trackback

selasarMohon maaf sebelumnya kalau ada yang tersinggung dengan judul diatas. Bukan bermaksud menyindir apalagi melecehkan para calon anggota legislatif yang terhormat. Namun judul tersebut hanyalah mencoba menarik kesimpulan dari apa yang menjadi tajuk utama koran Suara Merdeka yang terbit hari ini. Judul dalam koran Perekat komunitas Jawa Tengah tersebut adalah “Bangsal khusus “Pasien Caleg” “.

Pada salah satu stasiun televisi juga disebutkan bahwa di Bogor, tepatnya Rumah sakit jiwa Bogor sudah dipersiapkan kamar khusus untuk pasien pasca Pemilu. Kamar tersebut, seperti terlihat pada tayangan televisi tersebut dipersiapkan layaknya sebuah kamar hotel. Privacy dan kenyamanan pasien dan yang menunggunya sangat diutamakan. Sebuah fenomena apakah ini?

Mungkin penjelasan pengamat politik dari UGM, Dr. Abdul Gaffar Karim yang merupakan staf pengajar Fisipol UGM sedikit banyak membuka cakrawala kita tentang fenomena tersebut. Menurut data yang beliau tahu, pada pemilu kali ini terdapat 11.000 caleg dari semua partai dan yang akan dipilih sekitar 9%. Tentu saja 91% lainnya tidak bakal terpilih. Dr. Abdul Gaffar Karim menyebut kelak banyak orang stres karena tidak terpilih menjadi caleg.

Yang pasti kita semua berharap Pemilu 2009, Pileg maupun Pilpres berjalan dengan lancar, tertib dan aman, serta membuahkan hasil yang legitimated. Dan semoga pula para caleg sudah mempersiapkan diri, jiwa dan raga mereka terhadap hasil apapun yang nantinya diperoleh. Sehingga yen menang ora umuk, yen kalah ora ngamuk apalagi stres.

Iklan

Komentar»

1. Sawali Tuhusetya - 29 Maret 2009

saya risau dg banyaknya saudara kita yang berebut kursi sebagai wakil rakyat, mas jaliteng. kalau saja mereka bertarung fair, tanpa ada politik uang, mungkin wacana ttg rumash sakit khusus semacam itu tak akan terjadi. namun, agaknya kursi wakil rakyat tak pernah mati. mereka rela mengeluarkan banyak dhuwit utk mencapai ambisinya.

masjaliteng - 29 Maret 2009

keprihatinan panjenengan sebetulnya juga mewakili seluruh masyarakat Pak, hingga banyak yang apatis dengan pemilu. semoga saja masih ada “wakil rakyat” beneran…

2. rismaka - 29 Maret 2009

Saya dari bogor mas.. Kita lihat saja nanti, apakah orang gila bogor bertambah ataukah tidak πŸ˜€

masjaliteng - 29 Maret 2009

benar ya mas di bogor sudah disiapkan seperti itu? lho memangnya sudah didata dulu ya πŸ˜€

3. MQ Hidayat - 30 Maret 2009

Sekaran banyak tuh RSJ yg sudah menyiapkan kamar VIP buat caleg yg nanti kalah dan butuh perawatan.
Kemaren sampe diperbincangkan di salah satu tv nasional.

masjaliteng - 30 Maret 2009

iya mas, yang saya tahu baru di Bogor sama Surakarta. Mungkin perlu ditambahkan datanya lagi πŸ˜†

4. sawali tuhusetya - 31 Maret 2009

belum update lagi ya, mas? lagi sibukkah? hehehe ….

masjaliteng - 1 April 2009

belum Pak, biasanya sih Sabtu-Minggu, sok sibuk aja kok…
suwun atas kunjungannya

5. sanggita - 1 April 2009

Wah, ini menarik untuk diangkat menjadi tulisan yang lebih mendalam ya, Mas. Ditilik dari sisi psikologisnya gitu.

We’ll see. Siapa saja yang nanti akan turut meramaikan RSJ. Sungguh memalukan seandainya terjadi. Baru jadi caleg aja self-resiliensinya lemah sekali ya. *sad*

masjaliteng - 1 April 2009

“sad but true” Mbak, monggo yang dari psikologi bisa membahas pejelasan dari fisip, sama-sama UGMnya πŸ˜€
ditunggu bahasannya Mbak…

6. zefka - 1 April 2009

banyak yg jadi caleg motivasinya cari penghasilan/kerja bukan untuk mengabdi utk bangsa. kalo dah jadi anggota legislatif yg rame2 utk balikin modalnya, korupsi deh…
Bgm gak banyak yg jadi stress kalo gak jadi anggota legislatif… modalnya banyak.

masjaliteng - 1 April 2009

he..eh mas, mungkin seperti kata orang caleg khan lapangan kerja baru…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: